
๐บ๐ค๐ฆ๐๐๐ก๐ฉ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐
โ๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐.โ
About

Basic Information
| Name | Gwyneth Marigold Weis |
| Nickname | Gwen, Gwyne, Gwi, Gy |
| PDoB | Venturis, May 5, 1993 |
| Blood Type | AB |
| Occupation | President of Weis Foundation |
| Sex Orientation | Heterosexual |

Physical Trait
| Height | 5 ft 8 in |
| Weight | 56 kg |
| Eyes Colour | Blue |
| Hair Colour | Brown; sometimes dyed into Blonde |

Trivia
โฆ Menyukai kuliner dan travelling.
โฆ Sangat manja pada pasangannya.
โฆ Sangat suka mendengarkan musik dan membaca novel dikala sengngang.
โฆ Sangat menyukai hewan berkaki empat namun tak pernah memiliki peliharaan sebab merasa tidak becus merawatnya.
โฆ Tidak sabaran dan tidak suka diabaikan, suasana hati akan berubah menjadi buruk apabila merasa demikian.
โฆ Suasana hati berubah drastis, ketika dalam episode hipomania akan menjadi hyperactive dan saat merasa sedih akan melarikan pada minuman beralkohol.
Background Story

Terlahir di sebuah kota yang kini bernama Venturis dua puluh enam tahun silam, namun sebagian besar hidupnya dihabiskan menjelajah di negeri orang. Sejak kematian ayahnya yang terjadi pada saat gadis itu berusia delapan tahun, ia tinggal seorang diri dengan pengasuhnya saja. Sebab sang ibu sudah meninggal sejak melahirkannya. Jadilah sejak memasuki usia lima belas, dirinya dipindahkan ke New York seorang diri, atas keputusan sang wali, Richard Joseph Weis.
Tanpa diketahui, Gwen yang saat itu masih belia mengalami kesulitan beradaptasi di lingkungan barunya, terlebih tanpa pengasuh seorang pun yang biasa mengurus segala keperluannya. Pada mulanya semua berjalan normal, hingga suatu ketika dirinya mengalami depresi yang cukup berat untuk pertama kalinya yakni menginjak usia ke delapan belas tahun. Kejadiannya berawal dari putusnya hubungan cinta yang terjalin dengan seorang bernama Xander, lelaki yang setahun menjalin cinta dengannya namun selama hubungan kerap melakukan ๐๐๐๐ก๐๐ ๐๐๐ข๐ ๐ padanya. Kendati begitu, rasa keterikatan dan ketergantungan pada sosok Xander membuat Gwen sangat terpukul saat lelaki itu mencampakkannya untuk wanita lain.
Disaat terpuruk, kebutuhan gadis itu akan alkohol kian meningkat. Hal itu membuat intensitas pertemuannya dengan seorang senior bernama Calvin meningkat. Bar yang sering dikunjungi Gwen merupakan milik lelaki itu. Suatu ketika saat maniknya kambuh, tak sengaja Calvin menemukannya. Lantaran malu kekurangannya โbocorโ pada orang lain, Gwen menjauhi Calvin dan sebisa mungkin menghindari lelaki itu. Namun pada akhirnya, justru mereka semakin dekat hingga menjelang akhir masa studinya, Gwen resmi menjadi kekasih Calvin, lelaki dingin namun berhati lembut.
Story Line

Text
Played Character
๐ช๐๐๐๐๐ ๐ฑ๐๐๐ ๐ช๐๐๐๐๐๐๐๐
Tunangan Gwen, lelaki yang selalu hadir untuknya dalam keadaan apa pun. Merupakan anugerah bagi kehidupan Gwen yang semula tak memiliki tujuan, kini bersama keduanya merencanakan masa depan di Venturis, kota kelahiran sang gadis.
๐น๐๐๐๐๐๐ ๐ฑ๐๐๐๐๐ ๐พ๐๐๐

Satu-satunya kerabat sedarah yang Gwen miliki, yaitu sang paman. Merupakan pribadi yang tegas dan ambisius dalam mengejar apa yang menjadi keinginannya.
๐ฌ๐๐๐๐๐ ๐ฎ๐๐๐ ๐ ๐พ๐๐๐

Istri Richard yang merupakan pribadi lembut serta penuh kasih sayang, namun sejak kepergian Mili ia menjadi pemurung dan tertutup.
๐ป๐๐๐๐๐๐ ๐จ๐๐๐๐ ๐ณ๐๐๐๐๐๐

Seorang yang diketahui sebagai sekretaris sang paman, Richard, namun ternyata memiliki hubungan dengan Gwen dari pihak sang ibu.
๐ช๐๐๐ ๐ฑ๐๐๐ ๐ด๐๐๐๐๐

Sahabat Gwen semasa kuliah Satu dari tiga serangkai; Gwen, Stella dan Cara yang juga merupakan sepupu dari Stella.
N P C
๐น๐๐๐๐๐๐ ๐ญ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐พ๐๐๐
1971-2001

Ayah dari Gwen yang hidupnya semakin kacau sejak kepergian sang istri. Menurut kabar, kematiannya disebabkan perampokan.
๐น๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฎ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐บ๐๐๐๐๐๐
1973-1993

Ibu kandung yang meregang nyawa tatkala melahirkan Gwen ke dunia.
๐ฒ๐๐๐๐๐๐ ๐ฉ๐ฬ๐๐๐๐๐๐ ๐พ๐๐๐
1998-2019

Putri kandung dari Richard dan Evelyn, sekaligus adik sepupu Gwen.
๐ฟ๐๐๐ ๐๐ ๐ต๐๐๐๐๐๐๐ ๐ญ๐๐๐๐

Seorang yang pertama mengajari cinta pada Gwen, dengan cara yang salah.
๐บ๐๐๐๐๐ ๐ช๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฑ๐๐๐๐

Sahabat dari Gwen yang kebetulan satu jurusan dengannya sehingga membuat keduanya lebih sering bertemu dibanding Cara.









